Sepak Bola Tanah Air

Wajah olah raga Indonesia… mungkin terlalu luas
kalo gw coba tuk mengambil tema ini, karena emank sample yang gw pake baru
sebatas Sepak Bola… tapi menurut hemat gw sebagai penikmat olah raga, dengan
pertimbangan label “olah raga sejagad” untuk sepak bola dah cukup memberikan
kenyataan (yang menyedihkan) bagi pecinta olah raga di tanah air…

Ok mungkin coba fokus ke sepak
bola… hari minggu kemarin, sambil nongkrong di salah satu cafe di Mall yang
ada di Jakarta kota metropolitan… gw isenk membuka2 majalah yang disediakan
bagi para pengunjung… salah satunya gw baca majalah yang membahas sepak
bola… mulai lah satu persatu lembaran di buka, hingga akhirnya sampai kolom
yang membahas mengenai Sepak bola Nasional… u know what !!! i found… sebuah
judul yang miris banget buat di baca… “Sepak Bola Indonesia Menjemukan!!!”
what an ironic, bila kita perhatikan bahwa, olah raga ini memiliki rating
tertinggi di negara ini… banyak hal serupa dilontarkan oleh beragam analis
olahraga (maaf… banyak pihak yang hanya bisa berperan sebagai pengkritisi
murni)… kalo masalah komentar pedas… gw kasih jempol degh… tapi kalo
untuk solusi !!! Nol besar…!!! ini kalo kita bicara mengenai kadar
kualitas… nah blum selesai masalah ini… dah datang polemik baru tapi
klasik…

Pamor Indonesia sekali
lagi disorot oleh publik… wacana suap menyeruak… sedih bila mengatahui
oknum nya adalah para petinggi dua pengurus teras Sepak Bola Nasional. Yakni Togar Manahan
Nero (ketua komisi disiplin) dan Kaharuddin Syah (anggota executive
committee)… coba gimana gak Heboooh !!! secara… nama pertama bisa dibilang
galak banget kalo masalah pelanggaran… dari nama aja dah keliatan karakternya khan…
hehehehe…

Gw segh berharap ini semua hanya dugaan… atau bisa
di klaim sebagai gosip… nah masalah nyeeee… Hasil temuan TPF (tim
investigator bentukan PSSI… menegaskan bahwa skandal suap itu benar-benar
terjadi… *tertunduk lesu*

mungkin sebagai wacana bisa di baca artikel berikut:

*curhat mode off*



Quoted from : www.zonabola.com - Rabu, 4 Jul 2007, 05:27
Suap, Indonesia, dan Piala Asia

"…sepak bola Indonesia juga diguncang
skandal. Yakni praktik suap yang dilakukan oknum pengurus klub Divisi Satu
Penajam Medan Jaya kepada dua pentolan PSSI. Berawal dari SMS yang
"dipublikasikan" Syawal Rifai, sekretaris umum Medan Jaya, terkuaklah
skandal tersebut. Syawal mengaku telah menyetor Rp 100 juta kepada dua pengurus
teras PSSI.
Yakni Togar Manahan Nero (ketua
komisi disiplin) dan Kaharuddin Syah (anggota executive committee). Publik bola
tanah air gempar. Tekanan untuk mengusut tuntas skandal ini terus disuarakan. Berbeda
dengan Italia dan Jerman yang menggandeng polisi untuk menuntaskan skandal
sepak bola, PSSI memilih cara sendiri untuk menyelesaikan kasus suap itu. PSSI
membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) yang diberi masa tugas dua pekan. Hasil
temuan TPF menegaskan bahwa skandal suap itu benar-benar terjadi. Tak ada
ampun, yang salah harus mendapatkan sanksi. Setelah sempat bingung menentukan
bentuk hukuman, PSSI akhirnya memvonis empat pengurus Medan Jaya dengan sanksi
beragam. Sementara dua pengurus PSSI diberhentikan (padahal mereka telah lebih
dulu mengundurkan diri). Sejumlah kalangan menyebut sanksi itu kurang tegas.
Tapi, PSSI bergeming. Itulah sepak bola Indonesia! Seperti Italia dan Jerman,
sepak bola Indonesia diguncang skandal ketika bersiap menuju sebuah turnamen
besar. Tiga hari lagi, putaran final Piala Asia 2007 bakal digelar. Tidak hanya
menjadi salah satu kontestan, Indonesia juga satu dari empat tuan rumah
"Piala Dunianya Sepak Bola Asia" itu. Secara teknis, meski main di
kandang, Ponaryo Astaman dkk diprediksi sulit bersaing dengan tiga pesaingnya
di Grup D (Arab Saudi, Korea Selatan, dan Bahrain). Karena itu, dukungan
suporter merah putih diharapkan menjadi amunisi tambahan bagi Timnas Indonesia.
Di luar lapangan, semua persiapan telah dilakukan. Stadion Utama Gelora Bung
Karno diperelok dengan guyuran dana Rp 58 miliar. Di Palembang, Stadion Gelora
Sriwijaya pun disiapkan untuk menjadi salah satu tempat pertandingan. Sementara
di atas lapangan, para pemain timnas digenjot dengan serangkaian latihan dan
pertandingan uji coba. Sepak bola Indonesia benar-benar siap menyongsong Piala
Asia. Pertanyannya: akankah hasil yang dicapai Timnas Indonesia sebaik
persiapannya?…"

 

Leave a Reply